URAIAN TUGAS DAN FUNGSI

BIDANG PERDAGANGAN DALAM NEGERI DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

PROVINSI KALIMANTAN BARAT

 

I.  Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dan Kemetrologian dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada dibawah dan           bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

   Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan teknis di bidang pembinaan dan pengawasan usaha perdagangan ; kemetrologian dan perlindungan konsumen ; serta sarana perdagangan.

   Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada poin I. Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan Program Rencana Kerja di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian
  2. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di Bidang Pengawasan usaha perdagangan
  3. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di Bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen
  4. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di Bidang Sarana Perdagangan
  5. Pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian
  6. Pengkoordinasian dan fasilitasi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian
  7. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku
  8. Pembinaan dan pengawasan di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian pada Kabupaten / Kota
  9. Pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Dinas berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian
  10. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemeetrologian
  11. Pelaksanaan tugas lain di Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian yang diserahkan oleh Kepala Dinas.

 

II.    Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian membawahi seksi-    seksi terdiri dari :

 

       A. Seksi Pembinaan dan Pengawasan Usaha Perdagangan.

       B. Seksi Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen.

       C. Seksi Sarana Perdagangan.

 

III.   Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Kemetrologian.

A. SEKSI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN USAHA PERDAGANGAN

 Seksi Pembinaan dan Pengawasan Usaha Perdagangan mempunyai tugas mengumpul, mengolah, dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang pembinaan, pengawasan usaha perdagangan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Pembinaan dan Pengawasan Usaha Perdagangan mempunyai fungsi :

 1. Penyusunan Program Kerja di Seksi Pembinaan dan Pengawasan Usaha Perdagangan.

 2. Pengumpulan, pengolahan dan perumusan bahan kebijakan teknis di bidang pembinaan, pengawasan usaha     perdagangan.

3. Pengawasan  terhadap   pelaksanaan  tugas dan  fungsi   staf seksi Pembinaan dan Pengawasan Usaha Perdagangan

4. Pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di bidang Pembinaan, Pengawasan Usaha Perdagangan.

5. Pelaksanaan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pembinaan, pengawasan usaha perdagangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6.  Pembinaan dan pengawasan di bidang usaha perdagangan pada Kabupaten / Kota.

7. Penyusunan konsep saran dan pertimbangan kepada kepala bidang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pembinaan, pengawasan usaha perdagangan.

8.  Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pembinaan, pengawasan usaha perdagangan.

9. Pelaksanaan tugas  lain di bidang  pembinaan, pengawasan usaha perdagangan  yang diserahkan oleh Kepala Bidang.

 

 B. SEKSI KEMETROLOGIAN DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN

 Seksi Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen mempunyai tugas mengumpul, mengolah, dan merumuskan bahan  kebijakan teknis di bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen mempunyai fungsi :

 1.      Penyusunan Program Kerja di Seksi Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen.

2.      Pengumpulan, Pengolahan dan Perumusan bahan kebijakan teknis di bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen.

3.      Pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi staf di Seksi Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen.

4.      Pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di Bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen.

5.      Pelaksanaan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6.      Pembinaan dan pengawasan di bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen pada Kabupaten/Kota.

7.      Penyusunan konsep saran dan pertimbangan kepada Kepala Bidang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen .

8.      Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen.

9.      Pelaksanaan tugas lain di bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen yang diserahkan oleh Kepala Bidang.

 

C. SEKSI SARANA PERDAGANGAN

Seksi Sarana Perdagangan mempunyai tugas mengumpul, mengolah, dan merumuskan bahan kebijakan teknis di bidang Sarana Perdagangan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Sarana Perdagangan mempunyai fungsi :

1.    Penyusunan Program Kerja di Seksi Sarana Perdagangan.

2.    Pengumpulan, Pengolahan dan Perumusan bahan kebijakan teknis di bidang Sarana Perdagangan.

3.    Pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi staf di Seksi Sarana Perdagangan.

4.    Pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di bidang Sarana Perdagangan.

5.    Pelaksanaan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Sarana Perdagangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6.    Pembinaan dan pengawasan di bidang Sarana Perdagangan pada Kabupaten/Kota.

7.    Penyusunan konsep saran dan pertimbangan kepada Kepala Bidang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Sarana Perdagangan.

8.    Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Sarana Perdagangan.

9.    Pelaksanaan tugas lain di bidang Sarana Perdagangan yang diserahkan oleh Kepala Bidang.