Widyaloka Pengelolaan Unit Pelayanan Teknis Kerajinan Di Malang

Dalam rangka peningkatan pengelolaan UP-IKM, Ka. UP-IKM bersama Staf telah melakukan Widyaloka ke Unit Pelayanan Teknis Dinas Pusat Kerajinan Kendedes Singosari sebagai  penunjang Dinas Perindag dan pasar Kabupaten Malang dan UPT Keramik dan Kerajinan Dinas Perindag Prov. Jawa Timur yang dilaksanakan pada tanggal 25 s/d 28 Juni 2012.

Dari hasil pembelajaran widyaloka  ini diperoleh pembelajaran dalam pengelolaan UPT antara lain :

  1. Unit Pelayanan Teknis Dinas Pusat Kerajinan Kendedes Singosari  Disperidag dan pasar  Kab. Malang yang berlokasi di Singosari Malang adalah merupakan pusat Promosi dan Pameran bagi IKM, dimana UPT ini mempunyai tugas pokok yang memfasilitasi infromasi pasar kepada perajin peserta kemitraan, mempromosikan hasil kerajinan dari perajin kemitraan, melalui lembaga pemerintah, swasta dan lainnya, memberikan bantuan negosiasi antara perajin dan pembeli dalam negeri danluar negeri. Untuk itu UPTD ini tidak melakukan pembinaan teknis dalam hal peningkatan mutu dan pengembangan desain yang dibutuhkan oleh perajin kesemuanya itu dilakukan oleh Dinas Perindag dan Pasar Kabupaten Malang.
  2. UPT Keramik dan Kerajinan Dinas Perindag Prov. Jawa Timur adalah merupakan salah satu UPT Dinas Perindag Prov. Jawa Timur yang berlokasi di Kota Malang dimana UPT Keramik ini lebih fokus pada penyediaan bahan baku (bahan setengah jadi/liquid)  dan jasa penyediaan procesing (pembakaran) produk bagi perajin keramik. Dalam hal penyediaan bahan baku UPT tidak hanya melayani bagi perajin didaerah Malang tetapi juga melayani kebutuhan bahan baku (setengah jadi/liquid) bagi perajin untuk daerah Yogyakarta, Bali dan hingga dareah Jawa Barat,

UPT Keramik  dan Kerajinan ini memposisikan perajin bukan binaan tetapi sebagai mitra  kerja karena antara UPT dan Perajin ada simbiolis mutualisme (saling ketergantungan) dengan demikian UPT juga mengkover kebutuhan IKM dalam hal bahan baku, mekanisasi, membantu hal hal teknis teknis, market dan memfasilitasi pengembangan modal kerja perajin Keramik