Kesiapan Penerapan Minyak Goreng Wajib Kemasan di Kalimantan Barat

PEMBAHASAN PENERAPAN MINYAK GORENG WAJIB KEMASAN

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan pertemuan dengan dinas yang membidangi perdagangan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat dan intansi terkait pada tanggal 8 Februari 2017 bertempat di Ruang Op-Room Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat, guna membahas kesiapan untuk pelaksanaan kebijakan minyak goreng wajib kemasan, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 80/M-DAG/PER/10/2014 tentang Minyak Goreng Wajib Kemasan, telah ditetapkan bahwa untuk menjamin mutu dan higienitas minyak goreng sawit dan non sawit yang dijual kepada konsumen maka kepada produsen, pengemas dan pelaku usaha yang memperdagangkan minyak goreng wajib menggunakan kemasan dengan bahan yang tara pangan dan tidak membahayakan manusia serta dilengkapi dengan label sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Selanjutnya melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 09/M-DAG/PER/2/2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 80/M-DAG/PER/10/2014 tentang Minyak Goreng Wajib Kemasan, telah ditetapkan bahwa kewajiban untuk memperdagangkan minyak goreng kepada konsumen, akan mulai efektif diberlakukan pada :

  1. Tanggal 1 April 2017, untuk minyak goreng berbahan baku sawit; dan
  2. Tanggal 1 Januari 2018, untuk minyak goreng berbahan baku nabati lainnya. (plp)